Search

Wisata Gunung Kelud di Kediri



Gunung Kelud, adalah sebuah gunung berapi yang masih aktif dan terletak terletak di Kabupaten Kediri, tepatnya di perbatasan kabupaten Kediri dan Blitar, 27 Km dari arah timur kota Kediri.

Setelah letusan terakhir di tahun 2007, kini gunung yang sangat fenomenal ini memiliki kubah baru, yang terbentuk dari danau yang sebelumnya ada sebelum letusan. Sebelum terjadi letusan, Gunung Kelud memiliki kawah berwarna hijau yang menawan, namun sekarang telah tergantikan dengan kawah baru yang diakibatkan dari letusan.

Rute untuk menuju ke Gunung kelud bisa di lalui dari arah Kediri ke Wates - Margomulyo - Bambingan hingga Jurang Gelap atau Gunung Pedot. Dari Jurang Gelap ke kubah baru berjarak sekitar 2 Km dan dapat ditempuh dengan berjalan kaki.

Dengan tinggi 1730 M dari permukaan laut, Gunung Kelud dengan penampilan barunya yang kian cantik, bisa mendatangkan banyak pengunjung yang ingin selalu melihat keelokannya. Selain keindahan Gunung Kelud, disekitarnya juga terdapat obyek yang bisa dikunjungi, seperti, area perkebunan, panjat tebing, lintas alam, bumi perkemahan, danau baru Kelud dan hijaunya nuansa alam.

 Untuk menuju kawah kita akan melewati sebuah terowongan sepanjang 110 meter. Konon terowongan tersebut dibangun pada zaman jepang dan dimaksudkan sebagai jalan pembuangan lahar gunung kelud.

Keluar dari terowongan, maka sampailah kita di areal kawah gunung kelud. Di depan terpampang anak gunung kelud dengan batuannya yang berwarna hitam. Anak gunung kelud tersebut baru terbentuk pada erupsi gunung kelud tahun 2007. Sebelum ada anak gunung kelud, di lokasi yang sama terdapat sebuah danau kawah. Arul, teman saya, mengaku pernah berenang di danau kawah tersebut. Katanya airnya hangat dan beraroma belerang. Sekarang danau kawah tersebut tinggal kenangan.

Persis di belakang anak gunug kelud, tampak menjulang puncak kelud setinggi 1731 meter. Puncak kelud ini seolah memeluk anak gunung kelud dalam dekapannya.
Di sebelah kanan anak gunung kelud, tampak tegak menjulang puncak sumbing. Bentuk puncak sumbing ini unik, berputar setengah lingkaran dengan tebing-tebing tingginya yang terjal. Keren banget buat background foto.

Sementara di sebelah kiri adalah puncak gajah mungkur. Di atasnya terdapat sebuah gardu pandang. Puncak gajah mungkur inilah yang paling gampang didaki karena sudah tersedia tangga naik. Tanpa pikir panjang saya pun langsung naik menuju gardu pandang gajah mungkur. Jaraknya lumayan, 600 anak tangga.

Oya, di salah satu ruas jalan di sekitaran pinggang gunung kelud ada yang disebut misterious road. Yaitu seruas jalan yang katanya memiliki medan magnet. Jadi meski jalannya menanjak, konon kendaraan yang berhenti di tengah jalan tersebut akan tetap meluncur naik .

Ayo berwisata ke Gunung Kelud!!!

Berikut Galerinya:























 

Wisata Air Terjun Dolo di Kediri

Tempat wisata Air Terjun Dolo terletak di Dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kediri, Jawa Timur. Jarak tempuh dari Kota Kediri ke arah barat, kurang lebih 25 kilometer. Meski agak jauh, tapi pemandangan di sepanjang jalan menuju lokasi terbilang sangat indah dan asri.

Perjalanan ke Wisata Air Terjun Dolo memang lumayan memakan waktu, sekitar dua jam dari Pare atau sekitar satu jam dari kota Kediri. Tetapi perjalanan itu tidak akan terasa dengan pemandangan di kanan dan kiri yang terasa sejuk karena di daerah tersebut sering turun hujan.
Gerbang masuk
Jika kuat menyusuri 4 km lagi, Anda akan menemukan panorama menakjubkan dengan sejuta tantangan untuk menikmatinya yaitu air terjun kedua, yakni air terjun Dolo. Meski hanya berjarak 4 km dari air terjun Irenggolo, tampak terasa jauh karena akses jalan masih berupa hutan perawan yang sangat menantang dengan kealamian yang masih terasa. Tidak hanya sampai di situ tantangan yang diberikan sebelum menikmati pesona air terjun Dolo. Kita harus menyusuri kurang lebih seribu anak tangga berbentuk batuan yang masih alami, melingkari daerah tersebut. Bebatuan tersebut menambah pesona dan nilai tersendiri yang membedakan dengan air terjun ditempat lain.

Dijamin tidak akan rugi jika sudah mencapai air terjunnya. Rasa lelah akan segera terbayarkan oleh kesejukan yang diberikan air terjun Dolo yang tumpahan airnya terbagi menjadi tiga bagian.
Setelah dibekukan oleh dinginnya Air Terjun Dolo, pengunjung dapat memanaskan suasana dengan menikmati fasilitas pariwisata yang tersedia seperti Joging ataupun Hiking Area. Bagi yang membawa keluarga dapat mengajaknya ke taman bermain yang tersedia. Tersedia pula Camping Ground bagi pengunjung yang ingin tinggal dan menikmati suasana kawasan ini lebih lama. Beberapa meter dari air terjun, kita dapat menemukan kebun sayur dan strowberi di sebuah pondokan yang terbuat dari bambu, pengunjung bisa membeli sayuran dan stroberi yang masih segar bahkan bisa langsung dapat memetiknya sendiri dari pohon.

Bagi pengunjung yang belum terbiasa dengan suasana dingin disarankan untuk membawa mantel atau baju hangat agar tetap bisa menikmati perjalanan Anda, karena dilokasi biasanya selalu diliputi mendung dan kabut yang tebal ditambah lagi kadar air yang cukup tinggi
 

Kabupaten Kediri masih kalah terkenal jika dibandingkan dengan daerah tetangga seperti Malang ataupun Batu, namun Kabupaten Kediri mempunyai potensi wisata alam yang tidak kalah menarik jika dibandingkan dengan daerah tetangga misalnya dengan Air Terjun Dolo yang cantik.

Air terjun Dolo berada di bagian timur lereng gunung Wilis (2.850m) dengan ketinggian 1800 m dpl.  Tumpahan airnya terbagi tiga bagian dimana bagian yang paling tinggi sekitar 125 m dan dibawahnya sekitar 2-5 m. Debit air yang dicurahkan tidaklah terlalu besar, namun cukup menarik untuk dinikmati.

Air terjun Dolo terletak di bagian timur dari lereng gunung Wilis (2.850 m) yang berada di ketinggian 1.800 dpl atau tepatnya ada di dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kediri.

Jarak tempuh Air terjun Dolo dari Kota Kediri adalah 25 km ke arah barat yang bisa ditempuh selama 50 menit  atau 3,5 jam (sekitar 150 km) dari Bandara Juanda Surabaya.
Untuk perjalanan menuju Air Terjun Dolo, kita harus berhenti di Dusun Besuki dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki, karena jalan menuju ke arah Air Terjun Dolo mendaki dan tidak mungkin dilewati kendaraan. Jalanannya berupa tangga-tangga dari bebatuan yang dibuat melingkari daerah tersebut. Bebatuan tersebut menambah pesona dan nilai tersendiri yang membedakan dengan air terjun ditempat lain.

Setelah dibekukan oleh dinginnya Air Terjun Dolo, pengunjung dapat memanaskan suasana dengan menikmati fasilitas pariwisata yang tersedia seperti Joging ataupun Hiking Area. Bagi yang membawa keluarga dapat mengajaknya ke taman bermain yang tersedia. Tersedia pula Camping Ground bagi pengunjung yang ingin tinggal dan menikmati suasana kawasan ini lebih lama. Beberapa meter dari air terjun, kita dapat menemukan kebun sayur dan strowberi di sebuah pondokan yang terbuat dari bambu, pengunjung bisa membeli sayuran dan stroberi yang masih segar bahkan bisa langsung dapat memetiknya sendiri dari pohon.

Bagi pengunjung yang belum terbiasa dengan suasana dingin disarankan untuk membawa mantel atau baju hangat agar tetap bisa menikmati perjalanan Anda, karena dilokasi biasanya selalu diliputi mendung dan kabut yang tebal ditambah lagi kadar air yang cukup tinggi.

Tiket dan Parkir
Tiket masuk adalah Rp 3000 per orang.  Sedangkan biaya parkir adalah Rp 1000 per kendaraan untuk roda dua.(Sekarang belum tau berapa lama gak kesitu)

Fasilitas dan Akomodasi
Sarana transportasi, komunikasi, dan listrik telah mendukung keberadaan objek wisata ini. Demikian pula, berbagai prasarana fisik yang lain, seperti tempat parkir, toilet, kamar mandi, kolam renang dan musholla.  Bahkan disini tersedia area untuk berkemah.

Hanya saja, di kawasan objek wisata tersebut belum dibangun penginapan. Sehingga jika ingin bermalam harus ke kota Kediri.
Foto Galeri:





Selamat Datang di Blog MainTracker™